EFEKTIVITAS MODUL KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PARA PEKERJA PT. X BEKASI

Authors

  • Sefti Anggraeni STIKes Mitra RIA Husada, Jakarta, Indonesia Author
  • Nur Aini STIKes Mitra RIA Husada, Jakarta, Indonesia Author
  • Yossi Fitria D STIKes Mitra RIA Husada, Jakarta, Indonesia Author
  • Daniah STIKes Mitra RIA Husada, Jakarta, Indonesia Author

Keywords:

kekerasan seksual, modul, pekerja, pengetahuan, sikap

Abstract

Latar belakang. Kekerasan seksual adalah kontak seksual yang dilakukan secara sengaja yang ditandai 
dengan adanya kekerasan, intimidasi, ancaman serta penyalahgunaan kekuasaan. Kekerasan seksual paling 
banyak terjadi di negara-negara Afrika (45,6%) dan Asia Tenggara (40,2%). Jumlah kekerasan seksual di 
Indonesia sendiri sebanyak 26%. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas modul 
kekerasan seksual terhadap pengetahuan dan sikap pada pekerja PT. X Bekasi tahun 2024. Metode. Teknik 
pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling yang berjumlah 32 pekerja. Penelitian ini 
merupakan penelitian kuantitatif menggunakan kuasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest. 
Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan dan sikap. Hasil. Penelitian ini menunjukkan 
bahwa ada peningkatan pengetahuan sebesar 12,50% dan sikap sebesar 9,00% antara sebelum dan sesudah 
diberikan modul kekerasan seksual dengan p-value sebesar <0,001 (<0,05). Simpulan. Dapat disimpulkan 
bahwa modul kekerasan seksual tersebut efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pekerja di PT. X 
Bekasi. Untuk ke depannya, perusahaan harus memiliki kebijakan yang jelas dan komprehensif tentang 
kekerasan seksual, termasuk definisi, konsekuensi, dan prosedur penanganan. Kebijakan ini harus diterapkan 
secara konsisten dan transparan. 
Kata kunci: kekerasan seksual, modul, pekerja, pengetahuan, sikap 

 

Abstract 
Background. Sexual violence is sexual contact carried out intentionally, characterized by violence, 
intimidation, threats, and abuse of power. Sexual violence occurs most often in African (45.6%) and 
Southeast Asian (40.2%) countries. The number of sexual violence in Indonesia reaches 26%. Objective. 
This study aimed to determine the effectiveness of the sexual violence module on knowledge and attitudes 
among workers in PT. X Bekasi in 2024. Methods. This study used a total sampling of 32 workers. This 
quantitative research used a quasi-experimental pretest-posttest design. The instrument used was a 
knowledge and attitude questionnaire. Results. The findings showed that there was an increase in 
knowledge of 12.50% and attitudes of 9.00% before and after the sexual violence module with a p-value of 
<0.001 (<0.05). Conclusion. It can be concluded that the sexual violence module is effective in improving 
the knowledge and attitudes of PT. X Bekasi workers. The companies should have clear and comprehensive 
policies on sexual violence, including definitions, consequences, and handling procedures. This policy must 
be implemented consistently and transparently. 
Keywords: attitudes, knowledge, module, sexual violence, workers

Author Biography

  • Sefti Anggraeni, STIKes Mitra RIA Husada, Jakarta, Indonesia

    STIKes Mitra RIA Husada, Jakarta, Indonesia

Published

— Updated on 2025-08-02