EFEKTIVITAS AROMATERAPI LAVENDER DAN SENAM YOGA TERHADAP SKALA NYERI DISMENORE PADA SISWI SMA X KOTA BEKASI

Authors

  • Fany Kurnia Syah Institut Kesehatan dan Teknologi Pondok Karya Pembangunan, Jakarta, Indonesia Author
  • Dwi Agustina Institut Kesehatan dan Teknologi Pondok Karya Pembangunan, Jakarta, Indonesia Author
  • Murtiningsih Institut Kesehatan dan Teknologi Pondok Karya Pembangunan, Jakarta, Indonesia Author

Keywords:

aromaterapi lavender, dismenore, remaja, senam yoga

Abstract

Latar belakang. Dismenore adalah nyeri yang disebabkan oleh kontraksi otot rahim akibat peningkatan 
kadar prostaglandin. Aromaterapi adalah istilah modern yang menggambarkan proses penyembuhan kuno 
yang menggunakan sari murni tanaman aromatik sebagai bahan obat. Senam yoga merupakan gerakan
gerakan yang memberikan efek positif pada peredaran darah, memperlancar penyerapan nutrisi, dan 
membersihkan berbagai bagian tubuh dari racun. Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 
efektivitas aromaterapi lavender dan senam yoga yang disebut dengan AROGA terhadap skala nyeri dismenore 
pada siswi di SMA X Kota Bekasi. Metode. Desain penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah quasi 
eksperimen dengan one group pre- and post-test. Responden dalam penelitian ini adalah 97 siswi yang 
didapat dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil. Rata-rata skala 
nyeri sebelum dilakukan AROGA adalah nyeri sedang sebanyak 53 siswi (54,6%), nyeri ringan sebanyak 26 
siswi (26,8%), dan nyeri berat sebanyak 18 siswi (18,6%). Sesudah dilakukan AROGA rata-rata skalanya adalah 
yang tidak nyeri sebanyak 11 siswi (11,3%), nyeri ringan sebanyak 65 siswi (67,0%), nyeri sedang sebanyak 19 
siswi (19,6%), dan nyeri berat sebanyak 2 siswi (2,1%). Hasil analisis bivariat pada variabel penerapan AROGA 
dengan nyeri dismenore menggunakan uji Wilcoxon didapatkan p-value 0,001 (< 0,05). Simpulan. 
Disimpulkan bahwa AROGA efektif terhadap penurunan skala nyeri dismenore pada siswi SMA X Kota Bekasi. 
Petugas Unit Kesehatan Sekolah (UKS) disarankan untuk mengajarkan AROGA kepada siswi saat dismenore. 
Kata kunci: aromaterapi lavender, dismenore, remaja, senam yoga 

 

Abstract 
Background. Dysmenorrhea is pain caused by uterus contracts due to increased prostaglandin levels. 
Aromatherapy is a modern term of ancient healing process using the special concentrated plant extract. Yoga 
is movements with a positive effect on blood circulation, facilitate the absorption of nutrients, and cleanse 
various parts of the body from toxins. Aim. This study aimed to examine the effectiveness of lavender 
aromatherapy and yoga called AROGA on the dysmenorrhea pain scale for female students of SMA X Bekasi 
City. Method. The research design was quasi-experimental with one group pre- and post-test. The 
respondents were 97 female students collected by a purposive sampling method. Data analysis used the 
Wilcoxon test. Results. The average pain scale before AROGA was carried out was moderate pain for 53 
female students (54.6%), mild pain for 26 female students (26.8%), severe pain for 18 female students 
(18.6%). After AROGA implementation, 11 female students (11.3%) had no pain, 65 female students had mild 
pain (67.0%), 19 female students had moderate pain (19.6%), 2 female students had severe pain (2.1%). 
Bivariate results on the variable AROGA and dysmenorrhea pain using the Wilcoxon test obtained a p-value 
of 0.001 (<0.05). Conclusion. AROGA is effective to decrease the dysmenorrhea pain scale of SMA X Bekasi 
female students. School health clinic officers can teach AROGA to female students with dysmenorrhea. 
Keywords: adolescents, dysmenorrhea, lavender aromatherapy, yoga

Published

2025-08-02